FISIKA 91

Ini adalah blog kelas FISIKA angkatan '91.

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sebagian kelas fisika '91

Pertemuan pada tanggal 9 Desember 2017.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sebagian kelas fisika '91

Kelas Fisika pada Reuni Angkatan '91 tanggal 31 Maret 2018.

Thursday, February 15, 2018

Buah Sirsak, Pembunuh Kanker Yang Khasiatnya Disembunyikan Pabrik Obat


Buah Sirsak, Pembunuh Kanker Yang Khasiatnya Disembunyikan Pabrik Obat

Baca juga : 


Di negara kita sendiri buah Sirsak atau dalam bahasa Inggrisnya ‘Soursop’ (latin: Annona muricata) dikenal dengan berbagai sebutan yaitu nangka sebrang, nangka landa (Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), serta jambu landa (di Lampung).
Penyebutan “belanda” dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti “kantung asam”) menandakan bahwa buah ini masuk ke Indonesia pada masa pemerintah kolonial Hindia-Belanda menginfasi Nusantara pada abad ke-19.
nutrisi sirsak
Dan selama ini masyarakat terbuai, kanker hanya bisa diobati dengan chemotherapy (terapi kemo).
Padahal, buah dan daun Sirsak (Graviola) berdasarkan hasil sejumlah penelitian, mampu membunuh sel kanker yang kekuatannya sepuluh ribu kali lipat lebih ampuh dibanding terapi kemo.
Diam-diam pabrik obat terbesar di Amerika melakukan riset buah yang di Brazil disebut “Graviola“, di Inggris “Soursop” dan di Spanyol “Guana Bana” ini.
Namun besarnya biaya riset membuat penemuan besar ini sengaja disembunyikan, sambil mencoba melakukan kloning atas buah ini agar penemuannya bisa dipatenkan.
Khasiat buah dan daun sirsak memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.
Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik. Adalah Health Science Institute di Amerika yang membuka tabir gelap ini.

“Sirsak, pohon ajaib yang banyak tumbuh di hutan Amazon akan mengubah cara berpikir Anda, dokter Anda, bahkan Dunia, mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan kesembuhan yang luar biasa,” tulis Health Science Institute.

https://i0.wp.com/mediacenter.malangkota.go.id/wp-content/uploads/2014/04/Buah-sirsak.jpg
Buah Sirsak atau dalam bahasa Inggrisnya ‘Soursop’ (latin: Annona muricata)
Berdasarkan riset, buah dan daun sirsak dapat berguna untuk:
(1) Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo,
(2) Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan,
(3) Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan, dan
(4) Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari pabrik farmasi terbesar di Amerika. Buah Graviola diuji di lebih dari 20 laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya.
Hasil test dari ekstrak (sari) buah ini adalah secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker: Usus Besar, Payudara, Prostat, Paru-Paru dan Pankreas.

“Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan,” tulis laporan riset itu.

Tidak Membunuh Sel Sehat
Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membunuh sel-sel sehat. Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini selama bertahun-tahun, tapi kenapa kita tidak mengetahui apa-apa mengenai hal ini?
Jawabnya adalah: begitu mudah kesehatan kita dan kehidupan kita yang selama ini telah dikendalikan oleh elite dunia yang memiliki uang dan kekuasaan.
http://earthandpeopleco.files.wordpress.com/2012/12/daunsirsak-kanker.jpg
Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh di hutan Amazon ini.
Ternyata beberapa bagian dari pohon ini yaitu: kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad telah menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan: sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik.
Dengan bukti-bukti ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka pengujian. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!
Tidak Dapat Dipatenkan Maka Tidak Dipublikasikan
Namun mirip Cannabis atau Ganja yang juga banyak gunanya termasuk dapat menghancurkan sel kanker, kini kisah Graviola hampir berakhir sama di sini. Kenapa? Karena dibawah undang-undang federal, sumber bahan alami untuk obat tidak bisa dipatenkan.
Mengapa sirsak tak dapat dipatenkan seperti juga cannabis atau ganja?? Karena keduanya berasal dari tumbuhan alami, tanpa suatu proses apapun, keduanya sudah mujarab dalam membasmi sel kanker dan beberapa penyakit lainnya yang selama ini tak tersembuhkan.
Artinya, untuk meraih suatu patent, perusahaan harus dapat membuat tanaman ini sedikit berbeda dari tanaman alami, misalnya dengan meng-kloning atau melakukan rekayasa genetika lainnya.
http://healthycancerchick.files.wordpress.com/2013/01/cancerkiller.jpg
Maka perusahaan farmasi yang dikuasai para elit dunia berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk mengkloning Graviola ini agar bisa dipatenkan sehingga bisa meraup keuntungan besar.
Tapi semua itu sia-sia, oleh karenanya, perusahaan menghadapi masalah besar. Tanpa patent, berarti tak ada uang trilyunan dollar yang dapat diraup oleh para elit penguasa farmasi dunia.
Bahkan bagi mereka akan lebih parah, karena setiap orang akan dapat menanam tanaman obat yang sangat berkhasiat ini di halaman rumahnya masing-masing dan artinya masyarakat dapat memiliki obat di pekarangan mereka sendiri.
Usaha para elit farmasi dunia ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa dikloning. Perusahaan gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka pengujian.
Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar berangsur-angsur memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Bahkan lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk tidak mempublikasikan hasil riset ini.
https://i1.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a8/Soursop_fruit.jpg
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari tim riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan-bahan alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat.
Ketika para pakar riset dari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset.
Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola memang terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif!
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak dipublikasikan.
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.
Suatu study yang dipublikasikan oleh The Journal of Natural Products menyatakan, studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicindan terapi kemo.
http://ariherbalonline.files.wordpress.com/2013/10/daun-sirsak.jpg
Buah Sirsak atau dalam bahasa Inggrisnya ‘Soursop’ (latin: Annona muricata)
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak terganggu.
Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif: rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah study di Purdue University membuktikan, daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostate, pancreas, dan paru-paru.
Petunjuk Pemakaian
Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga-lembaga di atas. Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang dibudidayakan dan dipanen oleh orang-orang pribumi di Brazil, kini bisa diperoleh di Amerika. Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.
Untuk pencegahan : Disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
Untuk penyembuhan: – 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja. Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
Setelah minum, efeknya badan terasa panas dan lemes mirip dengan efek kemoterapi. Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter. Daun sirsak ini sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel-sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh sebagian sel sel yang normal.
cancer cell
Perbedaan struktur antara sel noemal (kiri) dan sel kanker (kanan). Sel kanker berasal dari sel normal yang bermutasi lalu rusak dan akan berkembang, kemudian menyebar.
Manfaat Daun Sirsak
Berikut ini adalah manfaat buah dan daun sirsak untuk pengobatan dan kesehatan.
Manfaat Daun Sirsak:
1. Daun Sirsak Mampu Mengobati Kanker
Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Purdue UniversityAmerika Serikat, menyatakan bahwa daun sirsak ini memiliki kandungan yang sangat baik untuk pengobatan berbagai macam penyakit terutama penyakit kanker.
http://manfaatsirsak.files.wordpress.com/2012/03/hal-10-16-3.jpg
Pada penelitian tersebut membuktikan bahwa daun sirsak mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Adapun beberapa jenis kanker yang diklaim dapat diobati adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru dan 12 jenis kanker lainya.
Cara yaitu ambil 10 lembar daun sirsak tua, lalu rebuslah dengan 3 gelas air. Biarkan hingga tersisa 1 gelas air, minumlah 2 kali setiap harinya selama 2 minggu
2. Daun Sirsak Juga Dapat Mengobati Asam Urat
Daun sirsak juga dapat digunakan sebagai obat asam urat. Banyak pengobatan alternatif yang menggunakan daun sirsak untuk pengobatan asam urat. Caranya sangat mudah yaitu dengan daun sirsak yang sudah cuku tua tapi masih hijau, kira-kira 6 sampai 10 lembar kemudian cuci bersih.
Selanjutnya daun sirsak dipotong-potong dengan tujuan memastikan kandungan pada daun benar benar keluar. Rebus daun tersebut dengan 2 gelas air, biarkan mendidih hingga air tersisah 1 gelas. Minum ramuan tersebut sehari dua kali yaitu pagi dan malam hari.
3. Manfaat Daun Sirsak untuk mengobati Sakit Pinggang.
Jika kamu mempunyai masalah dengan pinggang kamu, cobalah untuk membuat ramuan daun sirsak ini. Ambillah 20 lembar daun sirsak lalu rebuslah dengan 5 gelas air. Biarkan hingga mendidih dan tersisa 3 gelas. Minumlah ¾ gelas ramuan ini 1 kali sehari.
4. Membantu system kekebalan tubuh dan menghindari infeksi.
Kandungan yang terdapat pada daun sirsak dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi pada tubuh. Caranya, siapkan 4/5 lembar daun sirsak, rebus dengan 4 gelas air biarkan mendidih hingga tersisa 1 gelas. Minumlah 1 kali sehari.
5. Manfaat Daun Sirsak untuk mengobati Eksim dan Rematik.
Tumbuk daun sirsak sampai halus dan tempelkan di bagian tubuh yang dirasa ngilu atau sakit karena rematik atau eksim secara teratur 1 hari dua kali.
6. Manfaat daun Sirsak untuk mengobati Bisul.
Petiklah daun sirsak yang masih muda kemudian tempelkan pada tubuh terkena bisul.
Itulah beberapa manfaat daun sirsak yang dapat anda jadikan rujukan pengobatan tradisional. Namun masih ada beberapa manfaat lainya jika anda mengkonsumsi ramuan daun sirsak secara rutin berikut ini manfaatnya:
– Membantu menyehatkan jantung
– Membantu untuk menurunkan kadar gula dalam darah
– Membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi
– Mampu menghambat pertumbuhan bakteri
– Membantu menghambat perkembangan virus dalam tubuh
– Membantu menghambat perkembangan parasit
– Membantu menghambat pertumbuhan tumor
– Membantu merileksasi oto-otot dalam tubuh
– Mampu menjadi obat anti kejang
– Membantu meredakan nyeri
– Mampu mengobati dan menekan adanya peradangan dalam tubuh
– Mampu membantu untuk menurunkan demam
– Menguatkan saraf
– Membantu melebarkan pembuluh darah pada tubuh
– Membantu untuk membunuh cacing parasait
– Menguatkan dan melancarkan pencernaan serta meningkatkan nafsu makan.
Manfaat Buah Sirsak
Buah sirsak mengandung banyak vitamin, namun yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak menjadikan buah ini sebagai antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan.
http://obatherbalnusantara.files.wordpress.com/2011/12/sirsak.jpg
Sementara itu kandungan lain yang terdapat pada buah sirsak adalah Mineral, yaitu fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis atau tulang kropos.
Bukan hanya gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.
Jika kita mengkonsumsi 100 g daging buah sirsak maka kita sudah memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak juga kaya akan senyawa fitokimia, sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Berbagai manfaat sirsak untuk terapi antara lain pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).
Manfaat lain dari buah sirsak
1. Buah Sirsak Dapat Mengobati Bayi Mencret (diare).
Siapkan buah sirsak yang sudah masak, kemudian peras dan disaring untuk diambil airnya. Minumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.
2. Maanfaat Buah Sirsak Untuk Mengobati Ambeien.
Peras buah sirsak yang sudah masak, ambil airnya sebanyak 1 gelas, minum sebanyak 2 kali sehari, pagi dan sore.
3. Mengobati kencing sedikit sedikit (Anyang-anyangen).
Siapkan buah sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum airnya.
4. Sakit Kandung Air Seni.
Siapkan buah sirsak yang setengah masak, gula dan garam secukupnya. Masak semua bahan menjadi kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan hal tersebut rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
5. Mengobati Penyakit Liver.
Untung mengobati liver maka anda puasa makanan makanan lain. Anda hanya perlu meminum juice sirsak selama 1 minggu sebagai pengganti makanan.
Semoga artikel ini dapat membantu anda yang memiliki ekspektasi yang sama dengan saya mengenai buah sirsak.
Kisah lengkap tentang Graviola, di mana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy : New Cancer Killers, Safe as Mother’s Milk, sebagai free special bonus terbitan Health Science Institute(sumber: wikipedia / kabar.tv / dp/ dais / berbagai sumber)
Referensi Tambahan:
Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Tidaklah Allah menurunkan sebuah penyakit melainkan menurunkan pula obatnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
anti cancer fruits
CANCER KILLER FRUIT – 10,000 TIMES MORE POWERFUL THAN CHEMOTHERAPY
Baca juga :

Kopi Sebagai Penyembuh Kanker dan Diabetes


Misteri Hubungan Kopi Sebagai Penyembuh Kanker dan Diabetes

“Data yang dimiliki ini menunjukkan bahwa dalam kurun 20 tahun mulai 1986 hingga 2006, ada 4.975 kasus kanker prostat yang terdiagnosis, namun hanya terdapat 846 kasus yang mengancam jiwa.”
Baca juga : 


Menyeruput secangkir kopi panas di pagi hari tak terbayangkan nikmatnya. Apalagi dilanjutkan berolahraga dengan berlari beberapa kilometer, tak hanya kenikmatan yang terasa, tapi juga kesegaran dan kesembuhan dari penyakit berbahaya.
Banyak orang tak yakin bahwa kopi memiliki khasiat untuk mengurangi risiko pria meninggal akibat kanker prostat. Tapi berdasarkan studi, mengkonsumsi beberapa cangkir kopi sehari dan dipadu dengan aktif berolahraga, ancaman kanker prostat akan jauh berkurang.
Meski belum ada bukti gabungan minum kopi beberapa cangkir setiap hari dengan kegiatan fisik mampu mencegah kanker prostat, namun data dari Health Professionals Follow-Up Study mendukung hasil temuan itu.
“Saya tak merekomendasikan orang banyak minum kopi menyusul hasil temuan ini. Tapi bagi para penyuka kopi, tak ada alasan untuk mengurangi kebiasaan mereka ini,” kata Kathryn M. Wilson, peneliti epidemiologi di Harvard School of Public Health, yang juga meneliti hubungan antara minum kopi dan olahraga dengan berkurangnya risiko kematian akibat kanker prostat.

Data yang dimiliki wanita ini menunjukkan bahwa dalam kurun 20 tahun mulai 1986 hingga 2006, ada 4.975 kasus kanker prostat yang terdiagnosis, namun hanya terdapat 846 kasus yang mengancam jiwa.
Dan meski studi yang dilakukan Wilson belum menemukan hubungan yang jelas antara mengkonsumsi enam cangkir hingga lebih kopi per hari dengan berkurangnya risiko semua jenis kanker prostat (turun sekitar 19%).
Tapi penurunan risiko untuk jenis kanker prostat ganas justru lebih besar, yakni 41%. Sementara terdapat hubungan yang jelas antara jumlah kopi yang dikonsumsi dengan risiko kanker prostat.
Bagi mereka yang banyak minum kopi, efeknya lebih besar. Memang belum terlihat bahwa kafein dalam kopi sebagai pemicunya, karena penurunan risiko yang sama juga terlihat pada pengkonsumsi kopi non-kafein.
Dari sini bisa ditarik benang merahnya bahwa sebenarnya kopinya itu yang mampu mengurangi risiko ancaman kanker prostat. Bahkan dalam berbagai studi diketahui bahwa kopi juga dapat mengurangi risiko terkena diabetes.
Tapi dalam studi yang dilakukan Stacey A. Kenfield, peneliti di Harvard School of Public Health, terhadap aktivitas fisik 2.686 pria yang terdiagnosis kanker prostat, ditemukan bahwa tingkat kematian akibat kanker prostat menurun. Tingkat kematian penderita kanker prostat yang aktif berolahraga lebih rendah 12% dibandingkan dengan mereka yang malas beraktivitas fisik.
Espresso brewing, showing desirable dark reddish-brown crema
Jadi intinya, rajinlah berolahraga, karena aktivitas fisik ini dapat mengurangi risiko kematian dari penyakit apapun.
Demikian juga setidaknya hasil studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention. Sekitar 39 persen peminum kopi reguler (secara teratur) ternyata menurunkan risiko kanker kepala dan leher.
Mereka yang minum kopi empat cangkir atau lebih, diperkirakan punya daya hempang terhadap kanker mulut dan tenggorokan dibanding bukan peminum kopi.
“Kopi berisi lebih dari seribu bahan kimia, beberapa memiliki aktivitas antioxidant dan antimutagenik,” kata Mia Hashibe, asisten profesor kedokteran di University of Utah dan peneliti utama studi tersebut.
“Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi bahan dalam kopi yang bertanggung jawab atas hasil yang twramati dalam studi tersebut. Tetapi penelitian baru-baru ini semakin dekat untuk membuka kekuatan misterius di balik minuman luar biasa tersebut.
Kopi, mulai dari khasiat untuk menekan risiko kanker, diabetes sampai menajamkan memori, sebagian besar studi menunjukkan bahwa kopi sangat baik dikonsumsi, namun mengapa demikian? Para ilmuwan masih mencoba untuk menentukan, apa sebenarnya kandungan kopi yang dapat memberikan sifat melawan penyakit.
Minum segelas kopi sehari turunkan risiko kanker lever
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum segelas kopi sehari bisa menurunkan risiko terkena kanker lever, jika dibandingkan dengan orang yang jarang minum kopi.
Penelitian ini dimulai pada tahun 1990-an pada 180.000 orang dewasa dari berbagai jenis ras dan etnis. Peneliti kemudian mengamati kebiasaan mereka minum kopi serta gaya hidup mereka lainnya. Hingga saat ini partisipan sudah diamati selama 18 tahunan dan peneliti terus mengamati risiko mereka terkena kanker lever.

Diketahui bahwa orang yang minum tiga cangkir kopu sehari memiliki penurunan risiko kanker lever hingga 29 persen dibandingkan dengan orang yang minum kurang dari enam gelas kopi per minggu.
Selain itu, orang yang minum sekitar empar gelas kopi sehari juga memiliki risiko kanker lever yang lebih rendah hingga 42 persen, seperti dilansir oleh Health Day News.
Hasil tersebut ditemukan peneliti bahkan setelah mereka menghitung faktor risiko lain seperti usia, obesitas, kebiasaan merokok, minum alkohol, jenis kelamin, dan diabetes. Hasil penelitian ini juga menguatkan temuan yang pernah diterbitkan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology yang dilakukan pada 3.200 pasien.
Penelitian tersebut menemukan bahwa minum tiga gelas kopi sehari bisa menurunkan risiko kanker lever hingga 50 persen. Selain bisa menurunkan risiko kanker lever, kopi juga ditengarai mampu menurunkan risiko kanker leher, kepala, kanker usus, prostat, pankreas, dan kanker kandung kemih.
Meski begitu, hingga saat ini peneliti belum menemukan adanya alasan mengapa kopi bisa menurunkan risiko kanker lever. Ketua peneliti V. Wendy Setiawan dari USC Norris Comprehensive Cancer Center di Los Angeles, kopi diketahui mengandung 100 bahan aktif termasuk antioksidan, polyphenol, dan kafein yang bisa mempengaruhi enzim dalam lever.
Minum Secangkir Kopi Sehari Cegah Penyakit Mulut dan Radang Gusi
Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa minum secangkir kopi dalam sehari bisa membantu menjaga kesehatan mulut dan gigi. Tak cuma itu, penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Boston University ini juga menunjukkan bahwa minum kopi dapat membantu melindungi mulut Anda dari penyakit periodontal seperti peradangan gusi dan tulang rahang.
Setelah mempelajari lebih dari 1.000 responden selama 30 tahun, tim juga menemukan bahwa mereka yang minum satu atau lebih cangkir kopi setiap hari memiliki lebih sedikit gigi yang keropos.

Selain itu, hasil studi ini menemukan tak ada bukti jelas bahwa mereka yang banyak minum kopi berkaitan dengan kerusakan periodontal, seperti risiko perdarahan pada gusi atau perkembangan bakteri di sekitar gigi.
Para peneliti justru percaya bahwa kandungan antioksidan yang terdapat dalam kopi dapat melindungi kesehatan mulut dan gigi.
“Kandungan antioksidan ini juga bisa mematikan proses inflamasi tubuh sendiri, yang biasanya dapat merusak gusi dan tulang rahang,” tulis salah seorang penulis studi tersebut, Raul Garcia, DMD, dalam situs Journal of Periodontology Online, Jumat (5/9/2014).
Garcia tak memungkiri bahwa minum kopi dapat membuat noda pada gigi. Namun menurutnya jangan khawatir karena kondisi ini tidak akan berlanjut pada kerusakan gigi yang sangat parah.
“Jika dibandingkan dengan minuman lain seperti jus buah kemasan, soda dan minuman berenergi, kopi bisa dibilang tidak terlalu memengaruhi keasaman mulut,” imbuhnya. Studi lain dalam The British Journal of Nutrition juga menyebutkan bahwa kebanyakan minuman dapat mengikis enamel pelindung gigi, tapi tak termasuk kopi.
Tersembunyi, 9 rahasia kesehatan yang disimpan kafein
Selama ini Anda mengenal kafein identik dengan kopi. Padahal kafein sendiri adalah senyawa kimia yang ditemukan di dalam suatu jenis makanan atau minuman tertentu, termasuk terdapat di dalam kopi.
Banyak kontroversi yang berkembang tentang baik dan buruknya kafein untuk kesehatan. Oleh karena itu sebelum mengonsumsinya, inilah hal yang harus Anda ketahui tentang kafein seperti dilansir dari care2.com.
1. Kebutuhan kafein bervariasi
Setiap orang memiliki kondisi kesehatan dan kebutuhan nutrisi yang berbeda. Begitu pula dengan kebutuhan akan kafein. Terutama kebutuhan akan kafein didasarkan pada keadaan metabolisme tubuh, apakah Anda sedang mengonsumsi obat-obatan atau tidak, tingkat insomnia, dan apakah Anda sedang mengandung atau tidak.
2. Kopi berkafein dan non kafein
Setiap kopi mengandung kafein. Namun ada jenis kopi decaf, yaitu kopi yang sudah dihilangkan sebagian besar kafeinnya.
3. Kafein di dalam kopi
Setiap jenis dan olahan kopi juga mengandung kafein yang berbeda-beda di dalamnya. Secangkir kopi hitam memiliki kandungan kafein yang lebih banyak dibandingkan dengan kopi susu atau kopi instan lainnya.
4. Kafein di dalam minuman berenergi
Kafein yang ada di dalam kopi bermanfaat untuk membuat tubuh Anda lebih awas. Namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa kafein yang ada di dalam minuman berenergi justru dapat meningkatkan berat badan sebanyak 29%.
5. Kafein mengurangi risiko alzheimer
Dalam sebuah penelitian yang berbasis di Florida, peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi kopi sebanyak 3 cangkir sehari mampu terhindar dari risiko penyakit alzheimer.
6. Kafein menyembuhkan peradangan
Penelitian lain yang dilakukan di University of Illinois menunjukkan bahwa kafein mampu menghalangi peradangan otak yang dapat menyebabkan penyakit otak.
7. Efek kafein pada kehamilan
Ibu hamil sebaiknya mengurangi konsumsi kafein. Sebab beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi kafein secara berlebihan akan berisiko melahirkan bayi prematur, termasuk gangguan pertumbuhan buah hati di masa mendatang.
8. Pengaruh kafein dan diabetes pada pria dan wanita
Kafein mempunyai pengaruh yang berbeda-beda pada pria dan wanita. Konsumsi kafein akan menurunkan risiko diabetes pada pria, sementara pada wanita justru yang terjadi adalah sebaliknya.
9. Menghindarkan kanker
Kafein juga mampu memerangi kanker. Pada tahun 2011, peneliti Harvard menemukan bahwa wanita yang minum 4 cangkir kopi sehari akan mengalami penurunan risiko kanker endometrium (kanker rahim) sebanyak 25%.
Penelitian lain pada tahun 2011 di Harvard menunjukkan, pria yang mengkonsumsi 6 cangkir kopi sehari, memiliki 60 persen lebih rendah terkena kanker prostat, dan 20 persen lebih rendah terkena jenis dari kanker prostat.
Menurut Prof. Takayuki Shibamoto, ahli toksikologi lingkungan dari Universitas California, Amerika, menyatakan kopi yang baru diseduh akan memproduksi antioksidan yang penting untuk kesehatan. Para peneliti mengatakan bahwa oksidan dapat merusak DNA dan membran-membran sel sehingga dapat menyebabkan kanker.
Selain itu, beberapa penelitian sebelumnya juga mengaitkan minum kopi dengan penurunan risiko kanker usus besar, kanker dubur, kanker mulut dan kanker kerongkongan. Kopi mengandung ratusan senyawa kimia, seperti senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang dapat menurunkan penanda untuk proses kerusakan peradangan.
Methylpyridinium, senyawa antioksidan yang sangat aktif karena proses pemanggangan biji kopi, ditemukan hampir dalam semua kopi. Bahkan espresso memiliki 2-3 kali jumlah senyawa antikanker.
10. Menurunkan risiko diabetes tipe 2
Beberapa hasil penelitian telah menunjukkan bahwa, para penikmat kopi tanpa gula memiliki risiko rendah terkena diabetes tipe 2. Menurut sebuah hasil penelitian, wanita menopause yang minum setidaknya 4 cangkir kopi sehari mampu menurunkan risiko diabetes tipe 2 hinga 50 persen.
Peneliti dari Huazhong University of Scince and Technology menemukan sedikitnya tiga kandungan senyawa alami terkandung dalam kopi, yaitu kafein, asam kafeik dan asam klorogenik. Tiga senyawa inilah yang berjasa menangkal perkembangan racun dari protein terkait risiko diabetes tipe 2.
Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin, namun senyawa dalam kopi bekerja untuk mencegah proses produksi sel insulin dari kehancuran. Bahkan, manfaat kopi decaffein (kopi dengan kadar kafein rendah) bekerja lebih baik menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Konsumsi kopi juga meningkatkan kadar protein yang disebut hormon seks pengikat globulin dalam darah (sex hormone binding globulin/SHBG), yang memberikan perlindungan terhadap diabetes tipe 2 pada orang yang memiliki jenis tertentu dari mutasi genetik.
11. Menurunkan risiko demensia (pikun)
Para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami apa yang menyebabkan perubahan otak yang terkait dengan penyakit Alzheimer. Tetapi para ilmuwan belajar lebih banyak tentang faktor risiko demensia (pikun) dan kebiasaan minum kopi hangat tampaknya dapat menurunkan risiko.
Orang yang mengonsumsi 3-5 cangkir kopi sehari 65 persen lebih rendah untuk mengembangkan demensia. Para peneliti percaya sifat antioksidan dari kopi dapat bekerja untuk mengurangi bentuk demensia vaskular. Minum kopi sudah dikenal melindungi terhadap diabetes tipe 2, penyakit kronis yang meningkatkan risiko demensia.
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kafein dalam kopi dapat meningkatkan efisiensi penghalang darah otak, menggagalkan efek negatif dari kolesterol tinggi pada fungsi kognitif. Ada juga kemungkinan bahwa peminum kopi memiliki lebih banyak energi dan bergerak lebih. Peneliti menunjukkan bahwa olahraga juga merupakan pelindung terhadap demensia.
12. Melindungi dari penyakit Parkinson
Kopi membantu menurunkan risiko penyakit Parkinson bagi kaum pria. Pria yang mengonsumsi 2-3 cangkir kopi berkafein setiap hari memiliki risiko 25 persen lebih rendah dari Parkinson, dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi atau sedikit minum kopi.
Awalnya, peneliti tidak yakin jika kafein cukup bermanfaat melindungi pria dari parkinson. Namun, sebuah riset menemukan sebuah gen yang disebut GRIN2A, yang tampaknya melindungi penikmat kopi dari serangan penyakit Parkinson.
13. Cegah risiko depresi
Menurut sebuah hasil penelitian, mengonsumsi kopi dapat menurunkan risiko depresi. Para peneliti dari Harvard School of Public Health melaporkan, orang yang minum 4 cangkir kopi atau lebih setiap hari memiliki risiko 20 persen lebih rendah mengalami depresi. Sementara orang yang mengonsumsi 2-3 cangkir kopi sehari memiliki risiko 15 persen lebih rendah.
Ada juga beberapa bukti bahwa kopi melindungi pria dari depresi. Kafein dalam kopi dapat meningkatkan energi dan mood meski dalam jangka pendek. Para peneliti Harvard juga melihat penurunan serupa pada orang depresi yang mengonsumsi minuman ringan berkafein.
Itulah beberapa hal tentang kafein yang selama ini jarang terungkap. Kafein dapat bermanfaat positif dan negatif pada tubuh Anda tergantung bagaimana Anda mengonsumsinya.
Ada Delapan cara membuat kopi menjadi minuman yang menyehatkan
Kopi merupakan salah satu jenis minuman yang memiliki banyak penggemar. Selain memiliki rasa yang lezat, kopi juga dipercaya memiliki bermacam manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun sayangnya, pengolahan dan cara menikmati yang tidak tepat mampu membuat konsumsi kopi menjadi tidak menyehatkan.
Oleh karena itu ikuti cara sehat berikut untuk menikmati kopi agar kopi memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh Anda.
1. Jangan konsumsi kopi setelah jam 2 siang
Kafein adalah stimulan. Oleh karena itu jangan mengonsumsi kopi di atas jam 2 siang atau bahkan di malam hari. Sebab kandungan kafeinnya akan selalu membuat Anda terjaga dan malah dapat mengganggu kualitas tidur Anda.
2. Jangan terlalu banyak membubuhkan gula dalam kopi
Gula tambahan di dalam kopi mampu merusak nutrisi yang ada di dalam kopi. Oleh karena itu gunakan sedikit saja gula di dalam kopi.
3. Pilihlah kopi organik
Biji kopi yang tidak diolah secara organik cenderung sarat akan zat pestisida dan herbisida untuk membuatnya subur. Oleh karena itu pilihlah biji kopi yang diolah secara organik. Biasanya kopi organik akan mudah basi dengan rasa yang agak kecut setelah tak diminum lebih dari 24 jam. Jika dalam waktu lebih dari 24 jam atau berhari-hari kopi masih terasa enak, berarti itu adalah kopi buatan yang bisa jadi justru berbahaya untuk kesehatan.
4. Hindari memakai pemanis buatan
Memasukkan gula biasa saja dapat mengurangi nutrisi kopi, apalagi dengan memakai pemanis buatan. Pemanis buatan biasanya terdapat dalam kemasan kopi yang sudah bercampur dengan gula (sachet) yang bisa jadi justru berbahaya untuk kesehatan.
5. Tambahkan bubuk kayu manis
Kayu manis mampu memberikan rasa yang lezat untuk kopi Anda. Selain itu sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa kayu manis mampu menurunkan glukosa darah, kolesterol, dan trigliserida pada penderita diabetes.
6. Hindari penambahan creamers
Mengonsumsi kopi dengan creamers memang mampu memberikan rasa yang nikmat. Namun tingginya fruktosa dan lemak trans di dalamnya mampu meningkatkan lemak di dalam tubuh Anda.
7. Saringlah kopi dengan kertas filter
Kopi tubruk mungkin mengandung zat-zat berbahaya yang dikenal sebagai diterpens, yaitu zat yang mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu apabila Anda mengonsumsi kopi tubruk, saringlah dengan kertas filter yang bermanfaat untuk menyaring zat berbahaya di dalamnya.
8. Tambahkan bubuk kakao (coklat)
Kakai sarat dengan zat antioksidan yang baik untuk tubuh terutama mampu mengurangi resiko penyakit jantung. Sehingga jika Anda menginginkan rasa yang berbeda dari kopi Anda, tidak ada salahnya apabila Anda membubuhkan bubuk kakao.
Jadi, kopi mampu memberikan manfaat untuk tubuh Anda apabila diolah dan dinikmati dengan cara yang benar.
Namun, harus diketahui pula efek samping minum kopi (khususnya untuk pria)
Kopi merupakan salah satu minuman yang mempunyai banyak penggemar dan populer untuk dikonsumsi pada hari. Hal ini disebabkan kopi mengandung kafein yang mampu meningkatkan adrenalin di tubuh Anda sehingga mampu membuat Anda lebih fokus dan waspada.
Namun, terlalu banyak mengonsumsi kopi juga dapat memberikan efek samping yang buruk untuk kesehatan terutama bagi pria. Ketahui efek samping kopi bagi kesehatan pria seperti dilansir dari boldsky.com.
1. Iritasi perut
Banyaknya senyawa seperti kafein dan kandungan asam yang ada di dalam biji kopi mampu mengiritasi perut dan lapisan usus kecil Anda. Selain itu, efek samping dari kopi pada kesehatan pencernaan adalah kram, sembelit, dan diare.
2. Panas dalam
Panas dalam disebabkan karena kopi mengganggu kesehatan esofagus di bagian bawah. Dan kemudian muncullah asam klorida yang mampu membuat Anda terkena panas dalam.
3. Mengganggu penyerapan makanan
Mengonsumsi kopi mampu mengganggu proses penyerapan makanan yang ada sebab minum kopi mampu merangsang peristaltik yang membuat makan dengan cepat masuk ke dalam usus kecil sehingga tidak terserap dengan baik.
4. Kekurangan mineral
Hal ini terjadi sebab kopi mempengaruhi kemampuan ginjal untuk memproduksi kalsium, zinc, dan magnesium.
5. Naiknya asam lambung
Mengonsumsi kopi di pagi hari saat perut kosong bukanlah hal yang baik untuk kesehatan Anda. Sebab kopi dapat meningkatkan produksi asam klorida atau asam lambung Anda.
6. Stres
Senyawa yang ada di dalam kopi akan meningkatkan produksi hormon kortisol, epinefrin, dan norepinefrin. Hormon ini akan membuat Anda selalu merasa awas sepanjang waktu. Oleh karena itu mengonsumsi kopi secara berlebihan tidak akan memberikan tubuh Anda waktu untuk beristirahat sejenak sehingga dapat membuat tubuh Anda stres.
7. Mengurangi kepadatan tulang
Karena mengonsumsi kopi dapat membuat tubuh Anda kekurangan mineral, maka hal ini juga akan berdampak buruk untuk kesehatan tulang Anda. Kepadatan mineral yang ada di dalam tulang akan menurun dan membuat tulang rapuh.
Jadi, mengonsumsi kopi dapat memberikan dampak yang berguna dan juga dampak yang buruk bagi kesehatan jika Anda tak mengetahuinya. Oleh karena itu selain berguna namun batasi konsumsi kafein agar Anda tidak mengalami penurunan kesehatan di dalam tubuh Anda.
Hindari mengonsumsi kopi di pukul 8-9 pagi
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolisme menjelaskan bahwa di pukul 8-9 pagi tubuh Anda memproduksi hormon kortisol.
Hormon ini bermanfaat untuk meningkatkan energi. Sementara apabila Anda mengonsumsi kopi di waktu tersebut, maka kandungan kafeinnya dapat meningkatkan produksi kortisol.
Bukannya malah membuat Anda jadi lebih waspada dan fokus, namun hal ini malah akan membuat Anda selalu merasa cemas dan tidak tenang. Sehingga dapat menimbulkan rasa lelah yang luar biasa di penghujung hari.
Oleh karena itu penelitian ini pun menyarankan agar Anda tidak mengonsumsi kopi di waktu tersebut. Sebaiknya Anda memulai hari dengan melakukan peregangan lembut, menghirup nafas yang segar, serta mengonsumsi segelas air hangat yang dicampur dengan air lemon untuk membersihkan pencernaan.
Anda diperbolehkan untuk mengonsumsi kopi setelah lewat dari jam 10 pagi. Bahkan Anda disarankan untuk mengonsumsinya pada jam makan siang, dimana kopi dapat bermanfaat untuk meningkatkan energi di siang hari.
Kopi Bisa Cegah Diabetes dan Obesitas
Pada tahun 2014 lalu para peneliti mengungkap manfaat lain di balik kopi. Penelitian menunjukkan bahwa minum tiga cangkir teh atau kopi sehari bisa menurunkan risiko diabetes. Selain itu, orang yang rajin minum kopi juga memiliki BMI dan lingkar pinggang yang lebih kecil.
Tak hanya itu, orang yang rajin minum kopi juga diketahui memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Meski begitu, peneliti tak mengetahui penyebab dan alasan dibalik kaitan antara kopi dan tekanan darah serta obesitas dan diabetes, seperti dilansir oleh Daily Mail(08/12/2014) lalu.
Sedangkan pada hasil penelitian antara peminum kopi dan diabetes serta obesitas ini didapatkan peneliti setelah mengamati 9.000 orang. Peneliti dari University College London menemukan bahwa peminum kopi dan teh memiliki risiko terkena sindrom metabolisme 25 persen lebih rendah. Kemampuan kopi untuk menjaga berat badan juga dikaitkan peneliti dengan rendahnya risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke.
Peneliti berpendapat bahwa kemungkinan hal ini disebabkan oleh zat polyphenol dalam kopi yang bisa mencegah peradangan. Peradangan adalah salah satu faktor risiko dari penyakit obesitas, diabetes, jantung, dan lainnya.
(go4healthylife.com / MedanTalk.com / Clinical Gastroenterology and Hepatology  / Journal of Clinical Endocrinology and Metabolisme / boldsky.com / care2.com / merdeka)
Baca juga :